Musda Persamil Luwu 2026 Perkuat Sinergi Dakwah dan Pembangunan Daerah

BELOPA, Aksaranews.id – Pj. Sekda Kabupaten Luwu, Muh. Rudi menghadiri Musyawarah Daerah Persatuan Mubaligh Islam Luwu (Musda Persamil) Kabupaten Luwu Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pemilihan ketua dan pengurus periode 2026–2031. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu, Belopa, Sabtu (17/1/2026).

Bupati Luwu, Patahudding, dalam sambutan tertulis yang disampaikan Pj. Sekda Kabupaten Luwu, Muh. Rudi, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh jajaran Persamil atas dedikasi dan peran aktifnya dalam membina umat, memperkuat syiar Islam, serta menjaga persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat.

Menurutnya, Persatuan Mubaligh Islam memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dakwah, pencerahan umat, serta pembinaan akhlak dan moral masyarakat. Di tengah tantangan globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi informasi, para mubaligh diharapkan tidak hanya menyampaikan dakwah, tetapi juga menjadi teladan, penyejuk, dan pemersatu umat.

“Musyawarah daerah ini memiliki makna penting dan strategis, tidak hanya sebagai forum evaluasi dan konsolidasi organisasi, tetapi juga sebagai wadah merumuskan program kerja yang adaptif, solutif, dan relevan dengan kebutuhan umat serta sejalan dengan arah pembangunan daerah,” ujar Muh. Rudi.

Ia pun menambahkan, Bupati Luwu berharap melalui Musda ini akan lahir kepengurusan yang solid, amanah, dan berintegritas, serta mampu membawa Persamil Kabupaten Luwu semakin maju dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan masyarakat Luwu yang religius, berkarakter, dan berdaya saing.

Ketua Persamil Kabupaten Luwu, H. Usman Sahab, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Persamil merupakan mitra pemerintah dalam pembangunan, khususnya pembangunan mental dan spiritual masyarakat. Ia mengungkapkan sejumlah tantangan yang dihadapi para mubaligh, antara lain keterbatasan literasi dan materi dakwah, perbedaan pendapat dan pengalaman, serta masih rendahnya partisipasi masyarakat terhadap kegiatan mubaligh.

Sementara itu, Pembina Persamil Luwu, H. Jufri, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan motivasi, semangat, dan kolaborasi antara Persamil dan pemerintah. Ia menyebut Persamil sebagai corong dakwah dan juga corong pemerintah dalam menyampaikan informasi dan program kepada masyarakat, tidak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga sektor ekonomi, sosial, dan pembangunan lainnya.

Ketua Panitia Musda, Pahruddin, dalam laporannya menyampaikan bahwa Musda Persamil Kabupaten Luwu Tahun 2026 bertujuan memilih ketua dan pengurus Persamil periode 2026–2031, sekaligus memperkuat kolaborasi antara ulama dan pemerintah dalam semangat saling menghargai dan bersinergi untuk kemajuan daerah.

Pemerintah Kabupaten Luwu menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang sinergi dan kolaborasi dengan seluruh elemen keagamaan, termasuk Persamil, dalam mendukung pembangunan daerah yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *